PROGRAM BERJALAN

Mengembangkan Model Pengelolaan Sumber Daya Alam Dalam Wilayah Kelola Masyarakat Adat di Kabupaten Tambrauw, Provinsi Papua Barat Daya

Kerjasama jangka panjang antara PIONER Tanah Papua dan WWF Indonesia dalam program Voice for Climate Change Action. Kerjasama ini telah dimulai dari tahun 2021 sampai dengan tahun 2025 dengan lokasi program berada di Kabupaten Tambrauw, Provinsi Papua Barat daya. Program ini mencakup pengembangan model pengelolaan SDA dalam wilayah kelola masyarakat adat di Kampung Resye dan Kampung Womom, Distrik Tobouw. Voice for Climate Action (VCA) atau Suara untuk Aksi Iklim merupakan program kemitraan antara lembaga lokal dan nasional yang bertujuan memperkuat suara kelompok marginal di tingkat tapak, khususnya masyarakat adat, perempuan adat, pemuda, dan kelompok lainnya, agar suara mereka terdengar di tingkat lokal dan nasional serta berkontribusi terhadap aksi perubahan iklim. Fokus utama program ini meliputi peningkatan kapasitas masyarakat sipil dan kelompok marginal lokal untuk memperkuat aksi kolektif dan dialog kebijakan yang inklusif, pembangunan narasi yang kuat serta platform bersama untuk mendorong transisi yang adil, dan dokumentasi serta pengakuan solusi iklim lokal seperti sistem pangan, skema keuangan baru, inovasi teknologi, pengetahuan dan kearifan lokal, serta tata kelola sumber daya alam. Kabupaten Tambrauw menjadi salah satu lokasi prioritas program VCA, di mana suara masyarakat adat dan kelompok marginal belum sepenuhnya diakomodir dalam kebijakan pembangunan daerah, sehingga belum menjadi mitra strategis dalam isu perubahan iklim. Strategi kolaborasi multipihak menjadi penting untuk mendorong konservasi yang inklusif, di mana kelompok marginal menjadi subjek pembangunan dan mendapat ruang yang setara dalam menyampaikan ide dan solusi untuk keberlanjutan hidup yang adil, mandiri, dan sejahtera. Pemerintah sebagai penanggung jawab pembangunan perlu hadir dan responsif terhadap isu-isu yang berdampak pada masyarakat, dengan dukungan pengawalan dari organisasi masyarakat sipil (CSO) dan organisasi berbasis komunitas (CBO). Sebagai mitra , PIONER Tanah Papua akan bekerja di wilayah Tambrauw untuk mewujudkan tujuan program VCA, dan memandang pentingnya membangun komunikasi serta kerja sama dengan para pemangku kepentingan guna memperkuat kolaborasi dan advokasi dalam mencapai tujuan program.

Penguatan Kelembagaan Masyarakat Dalam Mengimplementasikan Program Perhutanan Sosial di Kabupaten Manokwari Provinsi Papua Barat

Kerja sama antara PIONER Tanah Papua dan The Asia Foundation dalam Program PAPEDA merupakan upaya strategis untuk mendorong pengelolaan Hutan Desa yang berkelanjutan dengan tujuan meningkatkan kapasitas teknis dan kelembagaan masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan sebagai bagian dari perlindungan sumber daya alam berbasis komunitas. Program ini dilaksanakan di Kampung Saubeba dan Kampung Bremi, Distrik Manokwari Utara, pada tahun 2024 hingga 2025, melalui serangkaian kegiatan seperti pelatihan teknis, pemetaan partisipatif, dan penyusunan rencana kerja Hutan Desa. Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat peran masyarakat sebagai pelaku utama dalam pengelolaan sumber daya hutan secara lestari, sekaligus membangun sistem tata kelola yang inklusif dan responsif terhadap kearifan lokal serta kebutuhan masyarakat. Kolaborasi ini juga mendukung pencapaian target perhutanan sosial secara nasional yang ditetapkan pemerintah sebesar 12,7 juta hektare, sekaligus mendorong percepatan pencapaian target perhutanan sosial di tingkat daerah, khususnya di Provinsi Papua Barat yang menempatkan skema perhutanan sosial sebagai bagian penting dalam strategi pembangunan berkelanjutan dan perlindungan hak-hak masyarakat adat atas wilayah kelola mereka.

Penguatan Kelembagaan Masyarakat Dalam Melaksanakan Pengeolaan Pesisir Berbasis Ekowisata di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat

Kerja sama antara PIONER Tanah Papua dan Bakti Indonesia Timur pada tahun 2025 merupakan bagian dari upaya penguatan kapasitas organisasi dan tata kelola kelembagaan, sekaligus memperkuat kapasitas kelompok dampingan yang berada di Pulau Mansinam, Distrik Manokwari Timur, dalam pengembangan ekowisata pesisir berbasis masyarakat, khususnya pemuda. Program ini diarahkan untuk mendorong keterlibatan aktif masyarakat lokal dalam pengelolaan wilayah pesisir secara berkelanjutan, melalui pendekatan partisipatif yang menekankan pada pelatihan, peningkatan kapasitas manajerial, dan penguatan kelembagaan komunitas. Selain mendukung pengembangan ekowisata sebagai sumber ekonomi alternatif yang ramah lingkungan, program ini juga berkontribusi terhadap pengelolaan pesisir yang terintegrasi dengan pelestarian ekosistem laut, budaya lokal, dan penguatan identitas masyarakat adat pesisir. Inisiatif ini sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan di tingkat daerah dan nasional, serta mendukung agenda perlindungan wilayah kelola masyarakat dalam kerangka pengelolaan sumber daya alam yang inklusif, adil, dan berkelanjutan.

Peta Indikatif Lokasi Program

Mitra Kami: